tanggal 9 juli 2008 jam 06.00 aku memulai perjalanan yang akan menentukan masa depan ku untuk selamanya, perjalanan ini memang sudah kurencana kan sejak lama namun baru bisa terlaksana sekarang ( 9 juli 2008 ) 2 hari setelah ulang tahun ku.
Tujuan ku ke Djakarta adalah untuk menemui seseorang yang sangat berarti dalam hidupku, seseorang yang selama ini hanya menemaniku dengan suaranya, selama hampir 2 tahun lamanya kami menjalani Long Distance Relationship tanpa sekalipun bertemu, namanya Woro Apriyanti seorang wanita yang benar2 membuat aku mabuk kepayang.
tanggal 10 juli 2008 aku singgah di kampung halaman ku Tegal, jawa tengah. di sana aku menginap selama 3 hari karena kebetulan juga aku sedang ada acara keluarga, heheheheh. ok bagian ini aku skip saja karena tidak ada kejadian yang bersangkutan dengan rencana ku ke Djakarta
tanggal 13 juli 2008 jam 17.00 wib, akhirnya aku menginjakan kaki ku di tanah Djakarta kota yang untuk sebagian besar orang dianggap tempat untuk mengadu nasib, sebuah kota yang sudah banyak memakan koraban orang2 yang mencoba menaklukannya. Kerasnya hidup di Djakarta langsung kurasakan setelah aku menginjakan kaki ku di kota itu, wajah2 dengan kerutan yang kasar dan garang memandangi dari balik jendela mobil ku ( aku berangkat ke jkt dengan sopir pribadi pak de ku ), ada juga yang memasang wajah memelas dan memohon belas kasih dari para pengguna jalan. Djakarta2 sekian banyak orang2 tergiur akan kemolekan mu dan moncoba menaklukan mu trejelembab di sisi gelap mu.
tanggal 13 juli 2008 jam 20.00 wib, akhirnya aku sampai juga di rumah pak de ku di daerah bintaro sektor 4 ( kalo ngga salah ) setelah beristirahat sebentar akhirnya aku menelpon Ryan ( panggilan ku untuk dia ). aku sudah tidak sabar ubtuk bertemu dengan dia, tp apa mau di kata dia tidak bisa datang ke tempat ku karena harus kerja ( dia pas lagi shfit malam waktu itu ), ya sudah akhirnya kita janjian untuk bertemu besok paginya di tempat tanteku di daerah tangerang ( lokasi tepatnya aku lupa kalo ngga salah di daerah kebon besar ) karena aku di tugasin untuk mengurus sisa2 urusan keluarga di Djakarta bersama tanteku.
tanggal 14 juli 2008 jam 03.00 wib, ngga biasanya aku bangun sepagi ini biasanya juga paling pagi jam 5, mungkin karena perasaan senang yang terlalu besar yang membuat aku nda tenang seperti ini. setelah menunggu selama 6 jam akhir nya kami bertemu juga dia datang bersama 2 teman baiknya mba Lila dan Nancy. Akhirnya aku bertemu juga dengan mahluk manis yang selama ini membuat aku hidup tidak menentu, wanita yang sangat2 ku cintai yang selama ini menemani hari2 ku hanya melalui telpon dan sms kini ada di depan ku, sayang dia datang bersama 2 temanya kalo dia dateng sendiri udah aku peluk erat2 deh, ya bisa di kira2 sendiri deh perasaan hati ku waktu itu gmn senang bercampur bahagia.
tanggal 14 juli 2008 setelah ngobrol2 sebentar di tmpt tante ku kami pergi karena aku dan ryan memang sudah merencanakan untuk jalan2 menghabiskan waktu berdua keliling2 daerah tangerang, tp sebelum nya aku harus mengantarkan dia pulang kerumahnya, nah ini dia bagian yang cukup bikin aku sport jantung kaena aku mau bertemu dengan calon mertua untuk pertama kalinya setelah 2 tahun kami berhubungan, yang bikin aku takut itu karena bapaknya ryan itu dulu bekas anggota AURI, awalnya sempet ngeper juga mau ketemu takut ortunya ngga suka sama aku, tp sudah kepalang tanggung aku sudah sampai di sini jadi aku beraniin diri untuk bertemu, ngga beberapa lama setelah kami sampai di rumahnya bapaknya keluar untuk menemui aku aku sudah berpikir akan di interogasi yang macem2, awalnya bapaknya meanyakan namaku trus pekerjaan ku dan orang tua ku, yah pertanyaan standart lah tp ngga lama setelah kami ngobrol akhirnya kita berdua bisa nyambung, pas bpknya cerita tentang sejarah pengepungan bandara udara halim aku langsung senyum karena aku juga mengikuti sejarah mengenai G30S PKI, karena kebetulan aku dan kakak ku memang tertarik dengan sejarah indonesai terutama tentang sejarah G30S PKI. Akhirnya kita pun ngobrol tentang sejarah indonesia
setelah beberapa saat akhirnya bidadariku keluar juga dan kami pun pamitan ke bapaknya krn kami mau jalan2 heheheheheh, oh iya satu lagi yang bikin jalan ku mulus di terima ama calon mertua soalnya sebelom kita pergi aku sholat dulu di mushola depan rumah nya heheheheheh ( terima kasih ya tuhan engakau telah memuluskan usah hamba mu ini ).
seharian penuh kami jalan2 berdua menghabiskan waktu berdua aja mulai dari makan siang berdua, nonton, dinner dan terakhir aku membelikan dia sebuah cicin tanda bahwa aku benar2 serius dengan dia, yah meskipun bukan cicin mahal tp aku rasa itu bukan masalah karena aku tau dia juga tulus mencintai aku meskipun aku ngga memberikan dia cicin itu
tanggal 17 juli 2008 akhirnya hari terakhir ku di Djakarta datang juga dengan berat hati aku harus kembali lagi ke Bali, aku pulang ke bali naik bis dari terminal Kali Deres, entah karena tuhan sayang ama kita ato hanya kebetulan bis yang harusnya aku tumpangi terlambat datang kira2 4 jam an, dia dengan setia menemani aku di terminal bis antar kota itu ( padahal sudah aku suruh pulang, kan kasian cewe panas2 an di terminal ), akhirnya setelah sekian lama kami menunggu bis itu datang juga saat2 terakhir sebelum aku berangkat aku mencuri kesempatan untuk mencium dia heheheheh dia cuma senyum2 malu.
dengan berat hati aku pun meninggalkan dia untuk kembali ke bali, tp aku akan kembali lagi pasti aku akan kembali lagi untuk mu sayangku



