blog orang ganteng

June 29, 2008

Spesies : Ular Piton Hijau (Morelia viridis / Chondrophyton viridis)

Filed under: Dunia Kita — Tags: — jackbaik @ 5:56 pm


Spesies Ular Piton Hijau, Foto Dok. Conservation International

Ular Piton Hijau termasuk spesies ular yang tidak berbisa yang jarang kita temui di hutan, ataupun tidur di rumah. Panjangnya berkisar 1,45-1,5 meter, berbentuk ramping dengan kepala yang agak besar dan hampir berbentuk segitiga. Ular belum dewasa ( anak ) berwarna kuning-merah kecoklat-coklatan dengan beberapa bintik coklat. Bagian perut berwarana putih kekuning-kuningan. Ular dewasa berwarna hijau. Bentuk ujung ekornya runcing yang biasanya di gunakan untuk “mengait” pada ranting pohon. Bola mata besar dengan biji mata tegak lurus ( pada ular dewasa ).

Ular ini tersebar luas di Pulau Irian (Papua), sampai ke Pulau Aru dan Queensland ( Australia ), mulai dari tepi pantai sampai pada ketinggian 2.000 meter dari permukaan laut. Makanan utamanya berupa mamalia kecil. Ular yang belum dewasa meemakan berbagai kadal dan reptilia lainnya. Belum banyak bukti bahwa ular ini memangsa burung.

Ancaman utama adalah perdagangan. Karena berwarna menarik, ular piton ini sering ditangkap untuk diperdagangkan, sehingga termasuk spsies yang terancam. Oleh CITES (sebuah badan Internasional yang mengawasi dan memantau perdagangan flora dan fauna langka ) Piton hijau dimasukan dalam Appendik II (satwa terancam, hanya diijinkan perdagangan terbatas dengan ijin tertentu ). Selain diperdagangkan, ular ini sering juga dikonsumsi oleh masyarakat. (sumber : Buku RAP, Mengenal Keragaman Hayati Irian Jaya, Conservation International Indonesia)

Rekaman Bergerak I Badak Jawa Di Ujung Kulon

Filed under: Dunia Kita — Tags: — jackbaik @ 5:19 pm
BERITA – regional.infogue.com - Tim Peneliti Badak Taman Nasional Ujung Kulon dan WWF- Indonesia mendapatkan sejumlah rekaman gambar induk Badak Jawa beserta anaknya melalui video kamera jebakan yang dipasang satu bulan sebelumnya. 

Adhi R Hariyadi, Manajer Lapangan WWF-Indonesia di Taman Nasional Ujung Kulon, dalam keterangan tertulis di Pontianak, Kamis menyatakan, rekaman gambar video itu adalah rekaman gambar bergerak pertama dari Badak Jawa yang berhasil didapatkan dengan menggunakan teknologi video kamera jebakan.

Dalam rekaman tersebut, induk badak mengamati kamera video secara seksama sebelum kemudian menyeruduknya hingga terpental. Kamera kemudian ditemukan dalam kondisi tergeletak di tanah tak jauh dari tempatnya semula dipasang, dengan kondisi dan fungsi yang baik.

Adhi R Hariyadi menyatakan, insiden itu amat kecil artinya dibanding hasil yang diperoleh mengingat Badak Jawa termasuk hewan yang langka dengan populasi sekitar 60 ekor.

Badak Jawa termasuk satwa yang pemalu sehingga sangat sulit mendapatkan gambarnya sehingga penggunaan teknologi video jebakan sangat membantu untuk mempelajari perilaku dan dinamika populasi Badak Jawa dengan lebih detil dibanding kamera biasa.

Sebelum video jebakan dioperasikan pada Maret, WWF dan mitra di Taman Nasional Ujung Kulon telah menggunakan “camera trap” (yang menghasilkan gambar tidak bergerak) untuk mempelajari kehidupan mamalia bercula satu tersebut. 

Video lain yang terekam sejak Maret mencakup gambar induk Badak Jawa serta anaknya yang sedang berkubang di lumpur, dan beberapa gambar individu badak jantan. 

Agus Priambudi, Kepala Balai Taman Nasional Ujung Kulon menyambut baik temuan menggunakan video jebakan itu supaya dapat memperoleh informasi yang lebih lengkap tentang kehidupan dan perilaku Badak Jawa sehingga membantu mengurangi ancaman terhadap habitat dan populasinya.

Ancaman tersebut dinya mencakup kompetisi habitat dengan banteng liar serta tumbuhnya Arenga obsitufolia yang membatasi pertumbuhan tumbuhan pakan Badak Jawa.

Badak Jawa hanya ditemukan di dua tempat di dunia, dan populasi terbesar yaitu sekitar 60 ekor, atau lebih dari 90 persen populasi dunia, berada di Taman Nasional Ujung Kulon. 

Susie Ellis dari International Rhino Foundation mengatakan, identifikasi dengan menggunakan video jebakan seperti ini perlu terus dilakuan karena data yang dihasilkan sangat membantu mengetahui peranan masing-masing individu Badak Jawa di dalam populasinya. Menurut dia, keberhasilan mengidentifikasi individu tersebut sangat krusial terhadap suksesnya penetapan habitat kedua bagi Badak Jawa.

Di lima spesies badak yang ada di dunia, Badak Jawa merupakan spesies yang paling langka dan dikategorikan sebagai “critically endangered” atau “sangat terancam” dalam Daftar Merah IUCN (IUCN Red List of Threatened Species).(*)

Possible new species found in Celebes Sea

Filed under: Dunia Kita — Tags: — jackbaik @ 5:08 pm
 

Deep sea jelly fish found and photographed in the Celebes Sea

MANILA: A swimming sea cucumber, a Nemo-like orange fish and a worm with tentacles sprouting from its head are among dozens of possible new species found during a survey of the Celebes Sea, researchers said yesterday.
A team of US and Filipino scientists plunged up to 5km underwater in early October in an area that has been isolated by rising sea levels and may have spawned sea life not found elsewhere.
They collected between 50 and 100 potentially undiscovered species of marine invertebrates and fishes.
“These waters are the richest biological regions of the world but have been largely unexplored,” said expedition leader, Larry Madin, of the Woods Hole Oceanographic Institute.
The survey was conducted by Woods Hole, National Geographic and Filipino scientists at the Coral Triangle, bodies of water bounded by the Philippines, Indonesia and Malaysia that are known to contain the world’s richest biodiversity in shallow water marine species.
It will take a few more weeks of study of the deepwater sea life samples before they can be declared new species, Madin said during a video presentation of the findings in Manila.
Among the more unusual finds were an orange-tinged sea cucumber that uproots itself from the seabed and swims using flaps on its transparent body, and a worm with tentacles coming out of its head and transparent paddle fins growing all over its tan body.
“We don’t know what this is,” Madin said of the worm. “It might be something big.”
Of the fish collected, a tiny, angular orange one with a puckered yellow mouth looked like the main character in the animated Hollywood film “Finding Nemo,” Madin said.
The team also collected various types of deepwater jellyfish, predatory eels and single-celled organisms – as well as piles of household garbage.
The area holds promise for more discoveries, Madin said.–AFP

Pertemuan Vatikan Sepakati Bentuk Forum Muslim-Kristen

Filed under: Dunia Kita — Tags: — jackbaik @ 5:05 pm

Para pemuka agama Islam dan Vatikan sepakat untuk membuat Forum Muslim-Kristen untuk meningkatkan hubungan kedua pemeluk agama tersebut. Forum ini nantinya akan menggelar dialog secara berkala dan dialog pertama akan diselenggarakan pada tanggal 4-6 November di Roma.

Dialog akan dihadiri 24 pemuka agama dan cendikiawan dari kedua belah pihak dan akan mengambil tema antara lain “Cinta Tuhan, Cinta Sesama”, “Dasar Teologi dan Spiritual” dan “Kemuliaan Manusia dan Saling Menghormati.”

Pembentukan Forum Umat Islam dan Kristiani adalah salah satu hasil dari pertemuan dua hari di Vatikan dengan lima perwakilan dari kalangan Muslim. Pertemuan dipimpin oleh Jean-Louis Tauran, kepala Dewan Dialog Antar Umat Beragama Kepausan. Sementara delegasi Muslim dipimpin oleh Syaikh Addal Hakim Murad, presiden Muslim Academic Trust dari Inggris dan Ibrahim Kalin Silk, professor studi Islam di Georgetown University.

Seperti diketahui, hubungan para pemuka Muslim dan Vatikan merenggang ketika Paus Benediktus melontarkan pernyataan yang menimbulkan kesan bahwa Islam adalah agama yang tidak rasional dan mengajarkan kekerasan, dalam ceramahnya di Regensburg tahun 2006 lalu. Pernyataan Paus itu memicu protes dan kecaman dunia Islam, hingga akhirnya Paus meralat ucapannya ketika ia berkunjung ke Masjid Biru di Turki.

“Kita harus menghidupkan kembali dialog seperti sukses yang pernah diraih oleh Paus Paulus II, ” kata Yahya Sergio Pallavicini, wakil presiden Komunitas Islam Italia dalam pertemuan di Vatikan seperti dikutipReuters.

Menurutnya, dalam pertemuan Forum Muslim-Kristen bulan November mendatang, mereka juga akan membahas masalah terorisme. “Semua pimpinan keagamaan harus memperbaharui pesan-pesan perdamaiannya, untuk mempermudah pengisolasian terhadap para ekstrimis dan menghindari penyalahgunaan agama, ” sambung Pallavicini. (ln/iol)

Blog at WordPress.com.